Spanyol Tunjukkan Kekuatan Sebelum Piala Dunia: La Furia Roja Hajar Peru 3-1 di Laga Pemanasan.

Meksiko — Timnas Spanyol menutup rangkaian persiapan menuju Piala Dunia 2026 dengan catatan impresif. Bertanding di Stadion Cuauhtémoc, Puebla, pada Selasa (9 Juni 2026), pasukan Luis de la Fuente mengalahkan Peru dengan skor telak 3-1 dalam laga uji coba yang menjadi pemanasan terakhir mereka.

Dari menit awal, Spanyol langsung mendominasi. Baru berjalan dua menit, Mikel Oyarzabal membuka keunggulan bagi La Furia Roja, memanfaatkan serangan cepat yang menjadi ciri khas tim asuhan De la Fuente. Gol tersebut langsung membuat Peru tertekan dan kesulitan mengembangkan permainan.

Dominasi Spanyol semakin terlihat sepanjang babak pertama. Dengan penguasaan bola mencapai sekitar 64 persen dan permainan umpan pendek yang cepat serta akurat, mereka mengontrol ritme pertandingan sepenuhnya. Pedri, gelandang muda Barcelona yang kembali bersinar, mencetak gol kedua pada menit ke-32, menjadikan skor 2-0 menjelang turun minum.

Babak kedua berjalan tak jauh berbeda. Pada menit ke-53, kiper Peru Pedro Gallese mencetak gol bunuh diri yang membuat keunggulan Spanyol semakin lebar menjadi 3-0. Peru sempat memberikan perlawanan melalui gol Jairo Vélez pada menit ke-66, namun itu tak lebih dari hiburan semata. Spanyol tetap solid di belakang dan terus mengancam hingga peluit akhir berbunyi.

Filosofi Tiki-Taka, ala Pelatih Luis de la Fuente kembali mengandalkan formasi 4-3-3 dengan Rodri sebagai jangkar di lini tengah. Kombinasi antara pemain berpengalaman seperti Rodri dan Fabian Ruiz dengan talenta muda seperti Pedri, Ferran Torres, Alex Baena, dan Oyarzabal terbukti sangat efektif. Spanyol tidak hanya menguasai bola, tetapi juga menunjukkan organisasi pertahanan yang disiplin serta pressing tinggi yang menyulitkan lawan membangun serangan.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Spanyol, yang saat ini dianggap sebagai salah satu favorit utama Piala Dunia 2026. Mereka tergabung di Grup H bersama Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde. Dengan performa apik ini, De la Fuente berhasil menyatukan kekuatan generasi baru dan veteran, menandakan bahwa Spanyol siap kembali bersaing di level tertinggi dunia.

Peru, di sisi lain, tampil kurang meyakinkan. Meski sempat mencoba bangkit di babak kedua, tim asal Amerika Selatan itu kesulitan menembus pertahanan rapat Spanyol dan gagal menciptakan peluang signifikan sepanjang laga.

Hasil ini memperkuat posisi Spanyol sebagai tim yang patut diperhitungkan di turnamen terbesar sepak bola dunia. Dengan gaya permainan yang matang dan skuad yang seimbang, La Furia Roja berpotensi menjadi penantang serius bagi tim-tim kuat lainnya di Piala Dunia 2026.

"Waktu dan kesehatan adalah dua aset berharga yang tidak dikenali dan dihargai sampai keduanya hilang." - Denis Waitley