Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Ayo Giat Berolahraga Agar Tubuh Sehat dan bugar.

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Tingkatkan Literasi Digital.

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Gapai Impian dan Cita-Cita dengan Tubuh yang Bugar.

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Rajin Olahraga bisa meningkatkan kualitas hidup.

El Clásico: Panggung Pembuktian Raja Spanyol – Siapa yang Akan menangis di Camp Nou?



Barcelona vs Real Madrid. Bukan sekadar pertandingan. Ini perang tahta. Siapa yang akan berlutut di depan 90.000 penonton yang lapar darah?


Barcelona datang sebagai raja yang belum tersentuh. Sembilan kemenangan dari sembilan pertandingan Liga, 27 poin sempurna, 39 gol, selisih gol +30. Hansi Flick telah mengubah Camp Nou menjadi mesin penghancur. Mereka memimpin enam poin di atas Real Madrid (21 poin) dan lima di atas Atlético. Raphinha sudah 12 gol, Lamine Yamal meledak, dan skema Flick membuat lawan tampak seperti latihan pra-musim.


Real Madrid datang dengan wajah yang lebih gelap. José Mourinho kembali ke kursi pelatih setelah 13 tahun, membawa aura “Special One” yang dulu membuat Camp Nou gemetar. Tapi kali ini dia datang tanpa Vinicius Junior. Bintang Brasil itu diganjar empat pertandingan skorsing karena menarik rambut lawan dan memprotes wasit. Tanpa Vini, Mourinho harus membuktikan bahwa kejeniusan taktikalnya masih lebih tajam dari mesiu serangan Barça.


Hansi Flick: Mesin Total Football yang Tak Kenal Ampun


Flick tidak sedang bermain-main. Di musim ketiganya, dia telah menyempurnakan formula yang membuat Barcelona terlihat seperti tim dari dimensi lain. Prinsipnya sederhana tapi brutal: **intensitas ekstrem + penguasaan bola + fleksibilitas posisi**.


Dia sering memakai struktur 4-2-3-1 atau bahkan versi tanpa striker murni. Rodri menjadi kunci. Pemain Spanyol itu beroperasi sebagai “libero” di tengah lapangan. Saat Barça menyerang dengan tujuh atau delapan pemain, Rodri menutup ruang di belakang, memutus counter, dan mengatur tempo. Pedri dan Gavi (atau Fermin López) bergerak bebas di antara lini, menciptakan overload di sayap dan di antara lini pertahanan lawan.


Lamine Yamal diberi kebebasan penuh di sayap kanan. Dia diposisikan lebar untuk memaksa fullback lawan satu lawan satu. Sementara itu, Raphinha sering digeser ke posisi “false nine” atau striker bergerak. Gerakannya menarik bek tengah keluar, membuka ruang untuk kedatangan cepat dari sayap atau midfielder. Anthony Gordon menambah energi pressing dan kedalaman.


Yang paling berbahaya adalah high press mereka. Flick memaksa lawan keluar dari zona nyaman sejak menit pertama. Garis pertahanan tinggi Barça sudah menangkap lawan offside puluhan kali musim ini. Mereka berani mengambil risiko karena yakin bahwa jika bola hilang, pressing segera mengembalikannya.


Flick pernah bilang: “Kami tidak menang di bulan Oktober. Kami menang di Mei.” Tapi gaya mainnya seolah ingin mengakhiri pertandingan sejak menit 15. Camp Nou di bawah Flick bukan lagi stadion, melainkan arena eksekusi.


José Mourinho: Sang Manipulator yang Sedang Membangun Ulang


Mourinho datang dengan misi berbeda. Dia tidak punya kemewahan bermain cantik. Dia harus menghancurkan mesin Flick dengan cara klasik yang dulu membuatnya legenda: organisasi, counter, dan perang psikologis.


Formasi favoritnya tetap 4-2-3-1. Double pivot (biasanya Valverde + Tchouaméni atau Güler) menjadi benteng. Valverde sering dimainkan lebih fleksibel, bahkan pernah dicoba sebagai fullback kanan karena kemampuan box-to-box-nya. Jude Bellingham diberi peran free di nomor 10, bebas bergerak ke depan tanpa beban defensive yang berlebihan.


Tanpa Vinicius, Mourinho harus mengandalkan Mbappé sebagai ujung tombak utama. Rencana utamanya jelas: biarkan Barça menguasai bola di wilayah mereka, lalu bunuh mereka dengan transisi cepat. Mbappé dan pemain sayap lain (bisa Diomandé atau Endrick) menunggu ruang di belakang garis tinggi Flick. Satu umpan vertikal, satu sprint, dan gol.


Mourinho juga sudah menunjukkan bahwa dia siap mengubah pendekatan di tengah pertandingan. Di Roma, dia mengganti sistem setelah babak pertama buruk dan berhasil comeback 4-3. Dia bilang, “Jika kami mulai dengan 11 pemain yang menyelesaikan pertandingan, mereka sudah kebobolan lima.” Itu pengakuan bahwa dia sedang bereksperimen, mencari formula terbaik menjelang Clasico.


Yang paling berbahaya dari Mourinho adalah otaknya. Dia akan mencoba memprovokasi, membuat wasit dan pemain Barça marah, lalu memanfaatkan kekacauan. Dia tahu bahwa high line Flick sangat efektif, tapi juga sangat rentan jika dihancurkan dengan timing yang sempurna.


Ini bukan sekadar Barça vs Madrid. Ini Flick vs Mourinho. Total football modern versus pragmatisme klasik. Penguasaan bola ekstrem versus counter yang mematikan. Keberanian versus perhitungan.


Barcelona datang sebagai favorit absolut. Mereka belum kalah musim ini. Mereka mencetak gol seolah skor hanya angka. Tapi sejarah Clasico mengajarkan satu hal: favorit sering kali yang berlutut.


Apakah mesin Flick akan terus bergulir dan membuat Madrid berlutut di rumah mereka sendiri? Atau Mourinho, sang spesialis perang mental, akan menemukan celah di garis tinggi Barça dan mencuri kemenangan yang mengubah arah musim?


Minggu malam nanti, Camp Nou akan menjadi saksi. Satu tim akan berdiri sebagai raja. Yang lain… akan berlutut.


Siapa yang siap mati untuk tahta Spanyol?


Persebaya Juara Piala presiden 2026

Lazio hancurkan Juventus 3-0


Lazio permalukan Juventus 3-0 di lanjutan Seri A pekan ke 7 di Allianz Stadium



Lazio meraih kemenangan telak 3-0 atas Juventus pada lanjutan pekan ke-7 Serie A di Allianz Stadium, Turin, Minggu 18 Oktober 2026. Gol dicetak Oliver Provstgaard di menit 37, Gustav Isaksen di menit 66, dan Fisayo Dele-Bashiru di menit 89.


Pertandingan dimulai dengan tempo seimbang. Juventus sempat mendapat peluang lewat Nico Gonzalez, sementara Lazio lebih aktif lewat Isaksen. Gol pertama lahir di menit 37. Setelah tendangan sudut pendek, Mattia Zaccagni memberikan umpan silang akurat dan Provstgaard menyundul bola ke gawang Guglielmo Vicario. Sebelumnya sempat ada gol Juventus yang dianulir karena offside Randal Kolo Muani.


Babak pertama berakhir 0-1 untuk Lazio. Di awal babak kedua, Juventus langsung memasukkan Nick Woltemade menggantikan Kerim Alajbegovic. Namun Lazio semakin menguasai permainan. Di menit 66, Nuno Tavares mengirim umpan panjang ke Isaksen di sisi kanan. Pemain Denmark itu mengontrol bola, memotong ke dalam, lalu melepaskan tembakan kiri melengkung yang masuk ke sudut jauh.


Juventus langsung melakukan pergantian dengan memasukkan Francisco Conceicao dan Edon Zhegrova. Peluang penyama kedudukan sempat muncul lewat sundulan Kolo Muani yang melambung, namun gagal dimanfaatkan. Menjelang akhir, di menit 89, Dele-Bashiru yang masuk sebagai pengganti mencetak gol ketiga. Ia membawa bola dari daerah sendiri, melewati Gleison Bremer, lalu menembak rendah ke gawang Vicario.


Hasil akhir 0-3 membuat Lazio naik ke puncak klasemen sementara dengan 19 poin, sejajar Inter Milan. Juventus hanya mengumpulkan 11 poin dan berada di posisi kedelapan, tertinggal delapan poin dari puncak. Pendukung Juventus di Allianz Stadium menyambut peluit akhir dengan siulan kecewa.


Real Madrid hancurkan sevilla dengan skor 4-1 di Santiago Bernabue

Real Madrid meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Sevilla pada lanjutan pekan ke-9 LaLiga di Stadion Santiago Bernabéu, Minggu 18 Oktober 2026 malam waktu setempat.

Los Blancos unggul berkat gol-gol indah dari Arda Güler di menit ke-30, Kylian Mbappé di menit ke-37 dan 63 lewat penalti, serta Yan Diomande di menit ke-82. Sevilla hanya mampu mencetak gol balasan lewat Manu Bueno di menit ke-80.


Madrid menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola 64 persen dan 17 tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran. Güler membuka keunggulan dengan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak terbendung. Tujuh menit kemudian, Mbappé menyuguhkan aksi individu spektakuler. Ia menerima umpan taconazo dari Jude Bellingham, melakukan ruleta, melewati kiper Odysseas Vlachodimos, lalu memasukkan bola ke gawang.


Di babak kedua, Mbappé menambah skor menjadi 3-0 lewat penalti Panenka setelah digelandang Andrés Castrín. Sevilla sempat mempersempit ketertinggalan lewat Bueno, namun Diomande segera menjawab dengan tembakan keras dari luar kotak penalti dua menit kemudian.


Kemenangan ini membawa Real Madrid ke posisi ketiga klasemen sementara dengan 21 poin dari tujuh kemenangan dan dua kekalahan. Mereka masih tertinggal enam poin dari pemimpin klasemen Barcelona. Sevilla berada di posisi keenam dengan 14 poin.


Pelatih Jose Mourinho mendapatkan hasil yang diinginkan menjelang laga besar El Clásico kontra Barcelona pekan depan di Camp Nou pada 25 Oktober. Dengan performa gemilang Mbappé yang sudah mencetak 11 gol musim ini dan tampil cemerlangnya Diomande yang menggantikan Vinícius Júnior yang sedang diskors, Real Madrid tampak siap menghadapi tantangan besar berikutnya.


Spanyol hancurkan Kroasia 4-1

Argentina menggila tanpa Messi


Atletico Madrid meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Manchester United dalam laga kedua fase liga Liga Champions UEFA di Civitas Metropolitano

Madrid – Atletico Madrid meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Manchester United dalam laga kedua fase liga Liga Champions UEFA di Civitas Metropolitano, Selasa (13/10/2026) malam waktu setempat. Gol cepat Pablo Barrios di menit pertama dan Ademola Lookman di menit 79 memastikan tiga poin berharga bagi Los Colchoneros, sementara Leny Yoro diganjar kartu merah kontroversial di menit 74.


Pertandingan baru saja dimulai ketika Atletico langsung menghajar United. Hanya dalam 47-53 detik, Álex Baena mengirim umpan silang dari sisi kanan, dan Pablo Barrios menyambutnya dengan tendangan datar yang berhasil masuk ke gawang Senne Lammens. Gol tersebut menjadi salah satu yang tercepat di sejarah Liga Champions musim ini dan langsung membuat pasukan Michael Carrick kesulitan.


United sempat mencoba bangkit di babak pertama. Beberapa peluang emas muncul lewat Bruno Fernandes, Marcus Rashford, dan Bryan Mbeumo, namun Jan Oblak berhasil menahan serangan mereka. Atletico juga hampir memperbesar keunggulan melalui Johnny Cardoso, tetapi golnya dianulir karena handball Marcos Llorente.


Babak kedua berjalan lebih dramatis. Di menit 74, Jonathan David dilepas umpan dalam, dan Leny Yoro terlibat kontak ringan dengan penyerang Kanada itu. Wasit Glenn Nyberg awalnya tidak memberi pelanggaran, tetapi setelah ditinjau VAR, Yoro diganjar kartu merah langsung karena dinilai menghalangi peluang mencetak gol yang jelas. Keputusan ini menuai kontroversi; banyak pihak, termasuk pelatih Michael Carrick, menyebut kartu merah itu “lembut” dan tidak seharusnya dikeluarkan.


Dengan keunggulan satu pemain, Atletico tak menyia-nyiakan kesempatan. Lima menit kemudian, Ademola Lookman—yang masuk sebagai pemain pengganti—mencetak gol kedua. Tendangan Jonathan David ditepis Lammens, tetapi Lookman sigap menyambut bola rebound dan memastikan skor 2-0.


Arsenal menang 3 gol lawan Lille


Secara statistik, Atletico mendominasi penguasaan bola 62 persen dibanding 38 persen United. Kedua tim sama-sama melepaskan sembilan tembakan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. United juga mengumpulkan 13 pelanggaran dibanding 11 milik Atletico, sementara tendangan sudut berbanding 5-2 untuk tuan rumah.


Kemenangan ini menjadi tiga poin pertama Atletico di Liga Champions musim ini setelah sebelumnya kalah dari Liverpool. Sementara itu, Manchester United kini memperpanjang rentetan tanpa kemenangan menjadi lima laga di semua kompetisi, menambah tekanan pada pelatih Michael Carrick.


Dengan hasil ini, Atletico mulai naik di klasemen fase liga, sementara United harus segera bangkit jika ingin tetap bersaing di kompetisi prestisius Eropa.


Tampil Perkasa di Emirates, Arsenal Bungkam Lille Tiga Gol Tanpa Balas

LONDON – Arsenal menunjukkan dominasi penuh di Emirates Stadium dengan menghajar LOSC Lille 3-0 pada laga matchday kedua fase liga Liga Champions UEFA 2026/27, Selasa (13/10/2026) malam waktu setempat.

The Gunners yang tampil di kandang sendiri butuh waktu hampir satu jam untuk menembus pertahanan Lille. Setelah babak pertama berakhir imbang 0-0, Arsenal meledak di babak kedua dengan mencetak tiga gol dalam tujuh menit saja.


Jurrien Timber membuka keunggulan di menit ke-64. Bek Belanda itu menerima umpan dari Noni Madueke, lalu dengan sentuhan pertama yang luar biasa ia melambungkan bola melewati kiper Berke Özer.


Hanya tiga menit kemudian, Eberechi Eze menggandakan skor. Substitute Bukayo Saka yang baru masuk langsung memberikan umpan, dan Eze menyelesaikannya dengan tendangan akurat ke sudut gawang.


Saka sendiri menutup pesta gol di menit ke-71. Setelah kombinasi indah melibatkan Martin Ødegaard dan Kai Havertz (yang juga masuk sebagai pengganti), Saka menuntaskan bola ke gawang untuk menjadikan skor 3-0.


Perubahan pemain oleh Mikel Arteta terbukti sangat efektif. Masuknya Saka, Havertz, dan Ødegaard mengubah jalannya pertandingan secara drastis. Arsenal yang sebelumnya kesulitan menciptakan peluang berbahaya langsung menguasai permainan sepenuhnya.


Secara statistik, Arsenal unggul jauh. Mereka mencatatkan 17 tembakan (9 tepat sasaran) dibandingkan Lille yang hanya 3 tembakan dan 0 tepat sasaran. Penguasaan bola 55%-45%, operan 504 vs 393, serta 7 tendangan sudut lawan 0. Expected goals (xG) juga menunjukkan dominasi: Arsenal 1,85 berbanding 0,38 milik Lille.


Kemenangan ini membuat Arsenal meraih dua kemenangan dari dua pertandingan di fase liga Liga Champions dan mengumpulkan 6 poin. Sementara Lille masih tanpa poin setelah dua kekalahan.


The Gunners selanjutnya akan fokus ke Liga Premier Inggris dengan bertandang ke markas Nottingham Forest, sementara Lille akan mencoba bangkit saat menjamu Brest.


Dengan performa perkasa di Emirates, Arsenal semakin mantap melangkah di kompetisi Eropa musim ini.


Persebaya Juara Piala Presiden 2026
Spanyol hancurkan Kroasia 4 - 1



Argentina Menggila Tanpa Messi! Bolivia Dibantai 4-0, Era Baru Albiceleste Dimulai



Córdoba, Argentina – Tanpa Lionel Messi di lapangan, Albiceleste tetap menunjukkan taringnya. Pada Rabu malam (30 September 2026) di Estadio Mario Alberto Kempes, Argentina membantai Bolivia 4-0 dalam laga amistoso FIFA Date. Ini menjadi pertandingan pertama Argentina pasca-Mundial 2026 dan sekaligus awal resmi era post-Messi.

Gelandang kreatif **Nicolás Paz** menjadi bintang utama malam itu. Ia mencetak gol kedua sekaligus memberikan assist untuk gol ketiga. Sementara **Lautaro Martínez**, **Cristian “Cuti” Romero** (yang bertindak sebagai kapten), dan **José Manuel “Flaco” López** melengkapi daftar pencetak gol.

 

Argentina menguasai bola sejak peluit awal. Di menit ke-19, **Lautaro Martínez** membuka keunggulan setelah menerima umpan terobosan dari **Alexis Mac Allister**. Tembakan akurat dari luar kotak penalti membuat kiper Bolivia, Guillermo Viscarra, tak berdaya.

Sepuluh menit kemudian (menit 29), **Nicolás Paz** membuat skor menjadi 2-0 dengan cara yang elegan. Umpan vertikal sempurna dari **Exequiel Palacios** membuat Paz berhadapan langsung dengan Viscarra. Dengan ketenangan, pemain Como itu melakukan chip indah melewati kiper Bolivia.

Di babak kedua, Argentina tak menurunkan intensitas. Di menit ke-54, **Cristian Romero** mencetak gol ketiganya sebagai kapten baru. Tendangan bebas/corner akurat dari Nicolás Paz disundul telak oleh bek Tottenham itu di kotak penalti.

Gol penutup datang di menit ke-86. **José Manuel López** yang masuk sebagai pengganti memanfaatkan rebound setelah aksi individu bagus dari **Leonel Flores** (pemain muda Boca Juniors). Flaco López menuntaskan dengan sentuhan ujung kaki yang rapi, menandai gol pertamanya bersama Timnas Argentina.

Portugal mengalahkan Norwegia 2 - 1 di Nations league

Lionel Messi sudah resmi pensiun dari Timnas Argentina sejak akhir Agustus 2026 setelah membawa Argentina menjadi runner-up di Piala Dunia 2026 (kalah dari Spanyol di final). Namun, sang legenda masih akan mengenakan jersey nomor 10 untuk terakhir kalinya pada 6 atau 7 Oktober mendatang melawan Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires.

Di laga perdana tanpa Messi ini, Lionel Scaloni sudah mulai meracik formasi dengan campuran pemain berpengalaman dan talenta muda. Beberapa wajah baru seperti Agustín Giay, Román Vega, Gianluca Prestianni, dan Leonel Flores mendapat kesempatan. Cuti Romero memimpin sebagai kapten, sementara Dibu Martínez tetap menjaga gawang.

Hasil 4-0 ini menjadi penegasan bahwa Argentina masih memiliki kedalaman skuad yang sangat kuat. Dominasi penguasaan bola dan ketajaman di depan gawang membuat Bolivia hampir tak mampu melakukan perlawanan berarti.

Argentina akan melanjutkan program amistoso dengan menghadapi Burkina Faso pada Sabtu, sebelum fokus penuh pada malam bersejarah: perpisahan Lionel Messi.

Albiceleste sudah mulai menuliskan babak baru. Dan dari penampilan di Córdoba, mereka terlihat siap.

Lamine Yamal jadi bintang hancurkan kroasia 4 -1

Spanyol Hancurkan Kroasia 4-1, Lamine Yamal Jadi Bintang La Roja di UEFA Nations League


Sevilla – Timnas Spanyol meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Kroasia pada laga Matchday Kedua UEFA Nations League 2026/2027 di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán, Sevilla, Selasa (29/9/2026) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Lamine Yamal menjadi bintang utama kemenangan *La Roja*. Bintang muda Barcelona itu mencetak dua gol sekaligus memberikan satu assist. Gol-gol Spanyol lainnya dicetak Marc Pubill dan Nico Williams, sementara Kroasia hanya mampu membalas lewat Dion Beljo.

 Spanyol langsung menunjukkan dominasi sejak awal. Baru berjalan 2 menit (bahkan sekitar 70 detik), Yamal sudah membuka keunggulan. Setelah kombinasi rapi di area penalti, termasuk umpan dari Álex Baena yang diabaikan Fermin López, Yamal menyambut dengan tembakan pertama kali yang akurat ke sudut jauh gawang Dominik Livakovic (1-0).

Kroasia sempat menyamakan kedudukan di menit ke-28. Ivan Perišić mengirim umpan silang, lalu Dion Beljo (baru tampil di laga internasional ketiga) menang duel udara dengan Dean Huijsen dan menyundul bola ke gawang Unai Simón (1-1).

Namun keunggulan Spanyol segera dipulihkan hanya tiga menit kemudian. Yamal memberikan umpan silang mematikan dari sisi kanan, dan Marc Pubill menyundul bola ke gawang (2-1).

Di babak kedua, Spanyol semakin menguasai permainan. Pada menit ke-63, Pedri (yang masuk sebagai pengganti) mengirim umpan terobosan. Yamal menerima bola, menguasai dengan baik, lalu menembak keras dari sudut sempit yang masuk ke tiang dekat (3-1). Gol ini juga membawa total gol Yamal bersama Spanyol mencapai double digit.

Menjelang akhir laga, Nico Williams yang masuk sebagai pengganti menutup pertandingan dengan gol di menit ke-88/89 setelah menerima umpan Mikel Merino (4-1).

Kemenangan ini membuat Spanyol semakin kokoh di puncak Grup A3 (atau Grup 3) dengan enam poin dari dua pertandingan. Kroasia turun ke posisi ketiga dengan tiga poin. *La Roja* juga memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 40 pertandingan (30 menang, 10 imbang).

Laga ini menjadi pertandingan kandang pertama Spanyol sejak menjadi juara Piala Dunia. Sebelum kick-off, Rodri bahkan sempat memamerkan trofi juara dunia di atas lapangan.

Yamal kembali menunjukkan performa luar biasa. Selain dua gol dan satu assist, ia menjadi ancaman konstan di sisi kanan dan mendapatkan pujian tinggi dari berbagai media. Spanyol akan menghadapi Ceko di laga berikutnya.

Dengan penampilan seperti ini, Spanyol semakin menunjukkan diri sebagai tim yang sulit dihentikan di level internasional.

Prancis Puncaki UEFA Nations League Usai Kalahkan Belgia 1-0, Michael Olise Jadi Pahlawan


BRUSSEL — Timnas Prancis kembali meraih kemenangan di UEFA Nations League 2026/27. Les Bleus sukses menundukkan Belgia dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan Grup A yang berlangsung di King Baudouin Stadium, Brussels, Senin (28 September 2026).

Kemenangan ini terasa istimewa karena gol penentu baru tercipta menjelang pertandingan berakhir. Michael Olise menjadi pahlawan Prancis setelah mencetak gol spektakuler pada menit ke-88.

Hasil tersebut membuat Prancis mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan untuk sementara berada di puncak Grup A1. Belgia dan Italia sama-sama mengoleksi tiga poin.

Michael Olise Muncul sebagai Penentu

Pertandingan berjalan ketat sejak menit pertama. Belgia mampu memberikan tekanan, tetapi Prancis juga beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.

Désiré Doué hampir membuka keunggulan Prancis pada babak pertama. Pemain muda tersebut berhasil melewati pertahanan Belgia sebelum tembakannya membentur mistar gawang.

Prancis kembali mendapatkan peluang setelah Lucas Da Cunha melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Bola masih membentur tiang gawang.

Belgia juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol. Dodi Lukebakio beberapa kali merepotkan lini pertahanan Prancis, sementara Kevin De Bruyne tetap menjadi salah satu sumber ancaman utama bagi tuan rumah.

Namun hingga memasuki menit-menit akhir, papan skor masih menunjukkan 0-0.

Olise Mengubah Jalannya Pertandingan

Saat pertandingan seolah akan berakhir imbang, Michael Olise datang sebagai pembeda.

Olise masuk pada menit ke-77 menggantikan Bradley Barcola. Sebelas menit kemudian, pemain Bayern Munich tersebut melakukan aksi individu dari wilayah pertahanan Prancis.

Olise membawa bola melewati lini tengah, kemudian terus melaju menuju kotak penalti Belgia. Setelah mendapatkan ruang, ia melepaskan tembakan kaki kiri yang mengarah ke pojok bawah gawang Senne Lammens.

GOOOL! Prancis unggul 1-0 pada menit ke-88.

Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Les Bleus sekaligus memperpanjang awal sempurna era Zinedine Zidane sebagai pelatih Prancis.

Zidane Raih Dua Kemenangan dari Dua Pertandingan

Zinedine Zidane kini mencatatkan dua kemenangan dalam dua pertandingan pertamanya sebagai pelatih timnas Prancis.

Sebelumnya, Prancis mengalahkan Türkiye dengan skor 1-0 pada pertandingan pertama Nations League. Kemenangan atas Belgia membuat Prancis langsung mengamankan enam poin dari dua laga.

Menariknya, Zidane melakukan rotasi besar dalam pertandingan melawan Belgia. Prancis melakukan sembilan perubahan dibandingkan pertandingan sebelumnya.

Kapten Kylian Mbappé juga tidak tampil dalam pertandingan tersebut setelah mengalami masalah pada lutut kirinya dan kembali ke klubnya untuk menjalani perawatan.

Prancis Kokoh di Puncak Grup A

Hasil pertandingan membuat persaingan Grup A semakin menarik.

Klasemen Grup A setelah Matchday 2:

  1. Prancis — 6 poin
  2. Belgia — 3 poin
  3. Italia — 3 poin
  4. Türkiye — 0 poin

Italia berhasil bangkit setelah sebelumnya kalah dari Belgia. Gli Azzurri menghancurkan Türkiye dengan skor 4-1 dan menghidupkan kembali peluang mereka di grup.

Prancis kini menjadi satu-satunya tim di Grup A1 yang meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal.

Tantangan Berikutnya: Italia

Perjalanan Prancis belum selesai. Les Bleus akan menghadapi Italia pada pertandingan berikutnya di Stade de France.

Pertandingan tersebut sekaligus menjadi laga kandang pertama Zidane sebagai pelatih Prancis. Italia datang dengan momentum setelah kemenangan 4-1 atas Türkiye.

Setelah itu, Prancis akan kembali menghadapi Belgia pada pertandingan berikutnya.

Dengan enam poin dari dua pertandingan, Prancis memiliki posisi yang kuat di awal persaingan Grup A1. Namun, perjalanan menuju fase berikutnya masih panjang dan setiap pertandingan akan sangat menentukan.

FULL TIME! Norwegia 1-2 Portugal, Selecao Amankan Kemenangan Kedua Beruntun


Portugal kembali menang. Malam ini di Ullevaal Stadion, Oslo, *Selecao* mengalahkan Norwegia 2-1 dalam laga UEFA Nations League Grup A4 dan mengamankan posisi puncak klasemen.

João Félix membuka keunggulan di menit ke-17, Erling Haaland menyamakan kedudukan di menit ke-51, sebelum Gonçalo Ramos mencetak gol kemenangan di menit ke-54. Cristiano Ronaldo tetap di bangku cadangan sepanjang pertandingan.

Portugal langsung menunjukkan intensitas tinggi. Di menit ke-17, Pedro Neto mengirim umpan silang, João Félix mengontrol bola di tepi kotak penalti lalu melepas tembakan rendah yang masuk ke sudut gawang Ørjan Nyland. Skor 0-1.

Norwegia yang ditopang Haaland terus menekan. Beberapa peluang berbahaya berhasil digagalkan Diogo Costa dan Ruben Dias. Akhirnya di menit ke-51, Patrick Berg mengirim header dan Haaland tinggal menjejak bola ke gawang kosong. 1-1.

Hanya tiga menit berselang, blunder Nyland terjadi. Umpan keluar dari area penalti langsung dilahap Ramos. Penyerang yang mendapat kesempatan bermain sejak awal ini dengan tenang melakukan *chip* melewati kiper yang sudah keluar. 1-2 untuk Portugal.

Norwegia terus mencoba di sisa waktu, namun pertahanan Portugal cukup solid hingga peluit panjang berbunyi.

Dengan kemenangan ini, Portugal mengumpulkan 6 poin dari dua pertandingan dan memimpin Grup A4. Norwegia berada di posisi kedua dengan 3 poin.

Kemenangan tanpa Ronaldo ini semakin memperkuat posisi Portugal di awal pertahanan gelar Nations League. Ramos yang mengisi posisi penyerang utama membuktikan diri sebagai pahlawan malam itu.

*Selecao* kini punya modal bagus menuju laga-laga berikutnya.

Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 di UEFA Nations League

Portugal meraih kemenangan 2-1 atas Norwegia pada pertandingan UEFA Nations League di Ullevaal Stadion, Oslo, Minggu malam. Gol dicetak João Félix dan Gonçalo Ramos untuk tim tamu, sementara Erling Haaland mencetak satu-satunya gol tuan rumah.

Pertandingan Grup A4 ini dimenangkan Portugal tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo di lapangan. Ronaldo, yang masih menjadi bagian skuad, tetap duduk di bangku cadangan sepanjang 90 menit. Jorge Jesus memilih menurunkan Gonçalo Ramos sebagai penyerang utama.

Portugal unggul lebih dulu pada menit ke-17. João Félix menerima umpan silang dari Pedro Neto di tepi kotak penalti, mengontrol bola, lalu melepaskan tendangan rendah yang masuk ke sudut gawang Ørjan Nyland.

Norwegia berusaha menyamakan kedudukan. Beberapa peluang Haaland digagalkan kiper Diogo Costa dan bek Ruben Dias. Akhirnya pada menit ke-51, Haaland berhasil mencetak gol. Ia menyundul umpan header Patrick Berg dari jarak dekat sehingga skor menjadi 1-1.

Hanya tiga menit kemudian Portugal kembali unggul. Nyland melakukan kesalahan umpan keluar dari area penalti yang langsung dilahap Ramos. Penyerang Portugal itu dengan tenang melakukan chip melewati kiper yang sudah keluar dari gawangnya. Skor berubah menjadi 1-2.

Norwegia terus menekan di sisa pertandingan, namun pertahanan Portugal, yang diperkuat Diogo Costa, berhasil menahan serangan tuan rumah. Portugal menutup laga dengan kemenangan kedua beruntun di fase grup.

Dengan hasil ini, Portugal mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan dan memimpin klasemen Grup A4. Norwegia berada di posisi kedua dengan tiga poin.

Barcelona dan Manchester City Capai Kesepakatan Transfer Rodri Senilai £65,4 Juta


BARCELONA – FC Barcelona dan Manchester City telah mencapai kesepakatan prinsip mengenai transfer gelandang Spanyol Rodrigo Hernández Cascante, lebih dikenal sebagai Rodri, dengan nilai total sekitar £65,4 juta atau setara €76,5 juta termasuk klausul tambahan. Kesepakatan tersebut diumumkan pada Minggu, 16 Agustus 2026.

Menurut sejumlah sumber tepercaya, City akan menerima pembayaran di muka sebesar €60 juta, sementara sisanya berupa bonus yang sebagian besar dipandang realistis untuk tercapai. Rodri, yang berusia 30 tahun, dijadwalkan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun hingga 2030 dengan klub Catalan.

Pemain yang baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2026 (Golden Ball) dan memimpin Spanyol meraih gelar juara dunia kedua tersebut, memasuki tahun terakhir kontraknya di Etihad Stadium. Manajemen Manchester City sempat berupaya meyakinkannya untuk memperpanjang masa kerja, namun Rodri secara tegas menyampaikan preferensinya untuk kembali ke Spanyol musim panas ini.

Real Madrid sempat menunjukkan minat awal terhadap Rodri. Namun, pemain tersebut lebih memilih Barcelona. Agennya, Pablo Barquero, mengonfirmasi bahwa Rodri telah memberitahukan keputusan tersebut kepada pihak Real Madrid sebagai bentuk penghormatan.

Barcelona sebelumnya mengajukan dua tawaran yang ditolak City—tawaran pertama sekitar €45 juta dan tawaran kedua yang lebih tinggi. Tawaran ketiga yang mencapai kisaran €70–76,5 juta total akhirnya disetujui oleh klub Premier League.

Rodri bergabung dengan Manchester City dari Atlético Madrid pada 2019 dengan nilai transfer rekor klub saat itu sebesar £62,8 juta. Selama tujuh musim, ia mencatatkan 298 penampilan dan membantu meraih 12 trofi mayor, termasuk empat gelar Premier League, Liga Champions 2022/23 (dengan mencetak gol kemenangan di final), dua FA Cup, dan tiga EFL Cup. Pada 2024, ia juga dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or.

Meski sempat absen panjang karena cedera ligamen cruciatum anterior (ACL) di musim 2024/25 serta gangguan hamstring dan groin di musim berikutnya, Rodri tampil gemilang di Piala Dunia. Saat ini ia masih dalam tahap pemulihan setelah menjalani operasi punggung minor pasca-turnamen dan absen pada laga Community Shield yang dimenangkan Arsenal 3-0 atas City.

Transfer diharapkan diselesaikan dalam beberapa hari ke depan. Rodri berpotensi dipresentasikan menjelang Trofeo Joan Gamper melawan Al Ahly di Spotify Camp Nou. Kepergiannya diperkirakan mendorong City untuk mempercepat pencarian pengganti, termasuk minat terhadap Ayyoub Bouaddi dari Lille dan kemungkinan Enzo Fernández dari Chelsea.

Keputusan ini memperkuat lini tengah Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick dan menjadi salah satu transfer paling signifikan di bursa transfer musim panas 2026.

Head to Head Real Madrid vs Schalke 04: Los Blancos Masih Mendominasi


Real Madrid kembali bersiap menghadapi Schalke 04 dalam laga persahabatan pra-musim di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Minggu (16/8/2026) pukul 17.00 waktu setempat. Pertemuan ini menjadi kenangan bagi penggemar bola karena mengingatkan duel Champions League satu dekade lalu, di mana Los Blancos secara keseluruhan masih mendominasi.


Rekor Head-to-Head Resmi

Kedua klub hanya bertemu empat kali di pertandingan resmi, semuanya di babak 16 besar Liga Champions:


- 26 Februari 2014: Schalke 04 1-6 Real Madrid  

- 18 Maret 2014: Real Madrid 3-1 Schalke 04  

- 18 Februari 2015: Schalke 04 0-2 Real Madrid  

- 10 Maret 2015: Real Madrid 3-4 Schalke 04  


Real Madrid unggul 3 kemenangan, Schalke 1 kemenangan, tanpa imbang. Skor agregat gol 14-6 untuk Los Blancos.


Meskipun Schalke sempat menang 4-3 di Bernabéu pada leg kedua 2015 (berkat gol Huntelaar dan Sané), Real tetap lolos dengan agregat 5-4. Di leg pertama musim sebelumnya, Real bahkan menghancurkan tuan rumah 6-1 di Veltins-Arena.


Cristiano Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak di duel ini dengan 7 gol, disusul Karim Benzema (3) dan Gareth Bale (2).


Los Blancos selalu tampil superior di laga kompetitif melawan Schalke. Kekuatan individu, pengalaman Eropa, dan kualitas skuad membuat mereka jarang kesulitan. Schalke memang sempat memberikan perlawanan heroik di 2015, tapi Real tetap unggul dalam statistik keseluruhan.


Kini keduanya bertemu lagi dalam konteks berbeda. Schalke merayakan 25 tahun Veltins-Arena dengan mengundang Real Madrid sebagai lawan gala. Bagi Real di bawah José Mourinho (yang kembali ke kursi pelatih), ini adalah amistoso terakhir pra-musim sebelum La Liga. Mourinho sendiri punya kenangan manis di stadion ini: ia memenangkan final Liga Champions 2004 bersama Porto di Veltins-Arena.


Real Madrid invincibles di pra-musim sejauh ini (kemenangan atas Deportivo, Ferencváros, dan hasil seri vs Fiorentina). Schalke, yang baru kembali ke Bundesliga setelah promosi, juga menjalani persiapan intensif.


Pertandingan amistoso ini dipastikan menarik perhatian karena sejarah Eropa keduanya dan momen perayaan stadion. Meski hanya laga uji coba, dominasi historis Real Madrid tetap menjadi bayang-bayang yang sulit dihilangkan oleh Schalke.


Los Blancos masih mendominasi head-to-head. Apakah Schalke bisa membalas dendam di kandang sendiri? Kita tunggu hasilnya besok.


Real Madrid Uji Kematangan Skuad di Laga Pramusim Lawan Schalke 04

 

Gelsenkirchen – Real Madrid akan menutup rangkaian laga uji coba pramusim 2026 dengan menghadapi Schalke 04 di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Jerman, pada Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 22.00 WIB

Pertandingan ini digelar dalam rangka peringatan 25 tahun berdirinya Veltins-Arena. Bagi skuad asuhan José Mourinho, laga tersebut menjadi ujian terakhir sebelum memulai musim kompetisi La Liga 2026/27.

Real Madrid tiba di laga ini dalam kondisi belum terkalahkan sepanjang pramusim. Mereka mencatatkan kemenangan atas Deportivo La Coruña dalam Trofi Teresa Herrera, menang dari Ferencváros, serta bermain imbang melawan Fiorentina. Namun, Mourinho masih harus mengelola sejumlah absensi pemain.

Rodrygo masih menjalani pemulihan cedera ligamen cruciatum anterior (ACL), sementara Éder Militão, Ferland Mendy, dan Raúl Asencio juga belum sepenuhnya fit. Aurélien Tchouaméni masih menjalani program latihan terpisah. Di sisi lain, beberapa bintang yang baru kembali dari liburan pasca-Piala Dunia, termasuk Kylian Mbappé, Jude Bellingham, Marc Cucurella, dan Ibrahima Konaté, diharapkan semakin matang secara fisik.

Schalke 04, yang baru saja kembali ke Bundesliga setelah tiga musim absen, menjadikan duel ini sebagai persiapan akhir sebelum tampil di putaran pertama Piala DFB. Kedua klub memiliki sejarah pertemuan di Liga Champions. Real Madrid unggul telak di Veltins-Arena pada 2014 (1-6) dan 2015 (0-2).

José Mourinho sendiri memiliki kenangan spesial di stadion tersebut. Pada 2004, ia membawa FC Porto meraih juara Liga Champions setelah mengalahkan AS Monaco di final yang digelar di Gelsenkirchen.

Laga ini menjadi kesempatan bagi Mourinho untuk mengevaluasi chemistry skuad yang telah diperkuat sejumlah pemain baru, seperti Denzel Dumfries, Bernardo Silva, Ibrahima Konaté, Marc Cucurella, dan Yan Diomandé. Prediksi susunan awal yang beredar menempatkan Andriy Lunin di bawah mistar, dengan lini belakang Denzel Dumfries, Antonio Rüdiger, Dean Huijsen, dan Álvaro Carreras. Di sektor tengah, Bernardo Silva dan Eduardo Camavinga diperkirakan menjadi pilihan, sementara lini depan diisi Brahim Díaz, Arda Güler, Vinícius Júnior, dan Endrick.

Kick-off dijadwalkan pukul 17.00 waktu setempat (22.00 WIB). Pertandingan dapat disaksikan melalui Realmadrid TV dan platform RM Play. Informasi siaran di Indonesia masih menunggu konfirmasi resmi.

Bagi Real Madrid, laga di depan sekitar 62.000 penonton ini bukan sekadar uji coba rutin. Hasil dan penampilan skuad akan menjadi indikator kesiapan menjelang debut La Liga melawan Espanyol pada 22 Agustus.

Tumbang di Emirates Stadium, Arsenal Harus Menyerah 2-3 dari Borussia Dortmund dan Kehilangan Gelar Emirates Cup.

 

London – Arsenal harus mengakui keunggulan Borussia Dortmund dengan skor 2-3 dalam final Piala Emirates (Emirates Cup) yang digelar di Emirates Stadium, Minggu (9/8/2026). Kemenangan ini membawa trofi pramusim ke tangan Die Schwarzgelben, mengakhiri rentetan empat kemenangan beruntun Arsenal di turnamen tersebut. 

Pertandingan yang menjadi bagian dari rangkaian uji coba pramusim ini diwarnai penampilan klinis pemain muda Dortmund dan sejumlah celah di lini belakang The Gunners. Arsenal, yang baru saja dinobatkan sebagai juara Premier League musim sebelumnya, tampil mendominasi penguasaan bola (sekitar 56-57 persen) serta menciptakan lebih banyak peluang, namun kesulitan menahan serangan cepat lawan. 

Sebelum kick-off, Arsenal memperkenalkan rekrutan anyar mereka, Bruno Guimarães, di hadapan pendukung di Emirates. Namun, suasana meriah itu segera pudar. Di menit ke-7, Samuele Inácio (18 tahun) membuka keunggulan Dortmund. Pemain muda Italia itu menerima umpan terobosan dari Felix Nmecha (atau Lukas Nmecha menurut sejumlah laporan) di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan silang yang mengalahkan Kepa Arrizabalaga. 

Dortmund memperbesar skor menjadi 0-2 di menit ke-29 lewat Konstantinos Karetsas. Debutant berusia 18 tahun asal Yunani ini menuntaskan aksi individu panjang dengan tendangan melengkung indah ke sudut jauh gawang. Arsenal sempat mendapat peluang, termasuk situasi yang sempat diganjar penalti sebelum wasit Chris Kavanagh mengubah keputusan menjadi tendangan bebas. Tembakan Viktor Gyökeres dari situasi itu melambung.

 

Masuk babak kedua, Arsenal meningkatkan intensitas. Ethan Nwaneri, yang masuk sebagai pengganti Martin Ødegaard sekitar menit ke-32, memperkecil ketertinggalan di menit ke-54. Nwaneri menyelesaikan umpan silang atau cutback sempurna dari Christos Tzolis dengan tembakan akurat ke sudut gawang. Tzolis, rekrutan musim panas yang tampil menonjol, menjadi motor serangan Arsenal sepanjang laga. 

Namun, hanya empat menit kemudian Dortmund langsung mengembalikan keunggulan dua gol. Joane Gadou (19 tahun) memanfaatkan kekacauan di kotak penalti Arsenal setelah tendangan sudut. Kesalahan pembersihan bola, termasuk keterlibatan Riccardo Calafiori, membuat Gadou leluasa mencetak gol menjadi 1-3. 

Arsenal tidak menyerah. Di menit ke-69, Tzolis kembali berperan ketika diganjal di dalam kotak penalti (oleh pemain pengganti Kaua Prates atau Jobe Bellingham menurut sumber berbeda). Gyökeres dengan tenang mengeksekusi penalti, mengarahkan bola ke arah berlawanan dengan kiper Alexander Meyer, dan memperkecil skor menjadi 2-3. 

Menit-menit akhir Arsenal terus menekan. Gabriel Martinelli sempat mencetak gol di masa injury time, tetapi wasit membatalkannya karena offside. Skor akhir tetap 2-3 untuk Dortmund. Setelah laga, sesuai kesepakatan pra-pertandingan, digelar adu penalti terlepas dari hasil reguler. Arsenal unggul 5-4, dengan kiper Illan Meslier berhasil menepis satu tendangan Dortmund. Namun, trofi Emirates Cup tetap menjadi milik Dortmund berdasarkan hasil 90 menit. 

Hasil ini menjadi kekalahan kedua beruntun Arsenal di pramusim, setelah sebelumnya tumbang 1-3 dari Real Betis. Pelatih Mikel Arteta masih harus memoles lini belakang yang terlihat rawan, meskipun pemain seperti Tzolis, Nwaneri, dan Gyökeres memberikan sinyal positif. Sementara itu, Dortmund di bawah Niko Kovac menunjukkan efektivitas pemain muda mereka meski tidak membawa seluruh skuad utama. 

Arsenal masih memiliki satu laga pramusim tersisa, menghadapi Como di Emirates Stadium, sebelum menghadapi Manchester City di Community Shield. Dortmund sendiri akan melanjutkan persiapan dengan uji coba melawan Roma sebelum menghadapi Bayern Munich di Franz Beckenbauer Supercup. 

Kekalahan di depan pendukung sendiri ini menjadi pengingat bahwa musim kompetitif yang sesungguhnya masih menunggu, dan Arsenal perlu segera memperbaiki ketajaman serta soliditas mereka.

Manchester City Comeback, Kalahkan Atlético Madrid 3-1 di Laga Pramusim Seoul


SEOUL– Manchester City berhasil merebut kemenangan 3-1 atas Atlético Madrid dalam pertandingan persahabatan pramusim di Seoul World Cup Stadium, Minggu (9/8/2026) malam waktu setempat. The Citizens sempat tertinggal di babak pertama, namun bangkit di babak kedua berkat brace Omar Marmoush.

Atlético Madrid unggul lebih dulu pada menit ke-43 melalui gol Jorge Domínguez.Gelandang muda berusia 16 tahun itu memanfaatkan bola yang gagal dibersihkan pertahanan City usai tendangan sudut Koke. Assist datang dari Morten Hjulmand, dan tembakan Domínguez menembus gawang Gianluigi Donnarumma.

Manchester City segera merespons di babak kedua. Pada menit ke-57, Antoine Semenyo menyelamatkan bola di garis samping, melewati lawan, lalu mengirim umpan silang rendah. Marmoush menyambutnya dengan rapi untuk menyamakan kedudukan 1-1. Hanya dua menit berselang, kombinasi serupa terulang. Semenyo kembali memberikan umpan silang dari sayap kiri, dan Marmoush memastikan City unggul 2-1.

Kemenangan The Citizens dipastikan di menit ke-90. Rayan Aït-Nouri menerima umpan terobosan Divin Mubama, kemudian menembak keras ke sudut bawah gawang. Skor akhir 3-1 untuk Manchester City.

Pertandingan ini menjadi laga terakhir City di tur Asia pramusim di bawah pelatih baru Enzo Maresca. Sebelumnya, mereka bermain imbang 1-1 dengan Inter Milan (kalah adu penalti) dan menang 3-1 atas K League All-Stars. Lebih dari 50.000 penonton memenuhi stadion, dengan sambutan meriah saat Lee Kang-in debut untuk Atlético di babak kedua.

Maresca mengapresiasi penampilan anak asuhnya, khususnya kemitraan Semenyo-Marmoush. City selanjutnya dijadwalkan menghadapi Arsenal di Community Shield, sementara Atlético akan memulai musim La Liga pada 19 Agustus.

Dengan hasil ini, Manchester City menutup tur Asia dengan catatan positif dan semakin siap menghadapi musim kompetitif.

 

Persebaya Juara Piala Presiden 2026! Taklukkan Persib Lewat Adu Penalti yang Dramatis.

 

Persebaya Surabaya juara Piala Presiden 2026!  Bajul Ijo menaklukkan Persib Bandung lewat drama adu penalti 6-5 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.

Pertandingan yang dikawal wasit Rio Permana Putra berlangsung sengit. Persebaya membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Ramadhan Sananta di menit ke-20. Persib segera menyamakan kedudukan tiga-lima menit kemudian melalui Patricio Matricardi. Skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan, memaksa laga dilanjutkan ke adu penalti.

Di babak tos-tosan, kiper Persebaya menjadi pahlawan dengan menggagalkan dua eksekusi Persib, termasuk tendangan Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa. Dari sisi Bajul Ijo, hanya Yuran Fernandes yang gagal, sementara Miguel Pereira, Risto Mitrevski, Yann Mabella, Diogo Ramalho, Walber Mota, dan Gledson Paixao Da Silva berhasil. Gledson Paixao Da Silva menjadi algojo penentu yang memastikan skor akhir 6-5.

Gelar ini menjadi trofi perdana Persebaya di ajang Piala Presiden sejak turnamen pramusim digelar. Tim asuhan Bernardo Tavares tampil solid tanpa kekalahan sepanjang kompetisi. Sebagai juara, Persebaya berhak atas hadiah Rp8 miliar, sementara Persib sebagai runner-up menerima Rp3,5 miliar.

Sebelumnya, di pertandingan perebutan tempat ketiga pada sore yang sama, Persija Jakarta mengalahkan Arema FC 3-1 dan finis di posisi ketiga.

Kemenangan dramatis ini menjadi modal positif Persebaya menjelang Liga 1 musim 2026/2027. Bonek dan seluruh pendukung Bajul Ijo pun merayakan gelar bersejarah ini dengan euforia.

Spanyol Tunjukkan Kekuatan Sebelum Piala Dunia: La Furia Roja Hajar Peru 3-1 di Laga Pemanasan.

Meksiko — Timnas Spanyol menutup rangkaian persiapan menuju Piala Dunia 2026 dengan catatan impresif. Bertanding di Stadion Cuauhtémoc, Puebla, pada Selasa (9 Juni 2026), pasukan Luis de la Fuente mengalahkan Peru dengan skor telak 3-1 dalam laga uji coba yang menjadi pemanasan terakhir mereka.

Dari menit awal, Spanyol langsung mendominasi. Baru berjalan dua menit, Mikel Oyarzabal membuka keunggulan bagi La Furia Roja, memanfaatkan serangan cepat yang menjadi ciri khas tim asuhan De la Fuente. Gol tersebut langsung membuat Peru tertekan dan kesulitan mengembangkan permainan.

Dominasi Spanyol semakin terlihat sepanjang babak pertama. Dengan penguasaan bola mencapai sekitar 64 persen dan permainan umpan pendek yang cepat serta akurat, mereka mengontrol ritme pertandingan sepenuhnya. Pedri, gelandang muda Barcelona yang kembali bersinar, mencetak gol kedua pada menit ke-32, menjadikan skor 2-0 menjelang turun minum.

Babak kedua berjalan tak jauh berbeda. Pada menit ke-53, kiper Peru Pedro Gallese mencetak gol bunuh diri yang membuat keunggulan Spanyol semakin lebar menjadi 3-0. Peru sempat memberikan perlawanan melalui gol Jairo Vélez pada menit ke-66, namun itu tak lebih dari hiburan semata. Spanyol tetap solid di belakang dan terus mengancam hingga peluit akhir berbunyi.

Filosofi Tiki-Taka, ala Pelatih Luis de la Fuente kembali mengandalkan formasi 4-3-3 dengan Rodri sebagai jangkar di lini tengah. Kombinasi antara pemain berpengalaman seperti Rodri dan Fabian Ruiz dengan talenta muda seperti Pedri, Ferran Torres, Alex Baena, dan Oyarzabal terbukti sangat efektif. Spanyol tidak hanya menguasai bola, tetapi juga menunjukkan organisasi pertahanan yang disiplin serta pressing tinggi yang menyulitkan lawan membangun serangan.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Spanyol, yang saat ini dianggap sebagai salah satu favorit utama Piala Dunia 2026. Mereka tergabung di Grup H bersama Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde. Dengan performa apik ini, De la Fuente berhasil menyatukan kekuatan generasi baru dan veteran, menandakan bahwa Spanyol siap kembali bersaing di level tertinggi dunia.

Peru, di sisi lain, tampil kurang meyakinkan. Meski sempat mencoba bangkit di babak kedua, tim asal Amerika Selatan itu kesulitan menembus pertahanan rapat Spanyol dan gagal menciptakan peluang signifikan sepanjang laga.

Hasil ini memperkuat posisi Spanyol sebagai tim yang patut diperhitungkan di turnamen terbesar sepak bola dunia. Dengan gaya permainan yang matang dan skuad yang seimbang, La Furia Roja berpotensi menjadi penantang serius bagi tim-tim kuat lainnya di Piala Dunia 2026.

BREAKING NEWS: FINAL UCL 2026 – Arsenal vs PSG, Adu Maut di Budapest! Siapa Raja Eropa Sabtu Ini?


 

BUDAPEST – Detik-detik penentuan telah tiba. Setelah melalui perjalanan panjang yang penuh drama, Final Liga Champions UEFA 2026 akhirnya akan digelar malam ini, Sabtu, 30 Mei 2026. Dua raksasa Eropa, Arsenal dan Paris Saint-Germain (PSG), siap bentrok di Puskás Aréna, Budapest, dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu final paling sengit dalam sejarah modern.

Pertandingan yang akan disiarkan langsung mulai pukul 23.00 WIB ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan pembuktian siapa yang layak menyandang gelar "Raja Eropa" musim 2025/2026.

🔥 Mengapa Laga Ini Menjadi Paling Dicari?

Sejarah Baru Arsenal: The Gunners berlaga di final UCL untuk pertama kalinya sejak 2006. Mereka datang dengan ambisi besar untuk menghapus kutukan "hampir juara" dan membawa pulang trofi Big Ears ke London Utara setelah 20 tahun penantian.

Balas Dendam & Dominasi PSG: PSG, di bawah era baru pasca-Mbappé, ingin membuktikan bahwa mereka lebih dari sekadar klub kaya. Dengan skuad yang lebih kolektif dan matang, Les Parisiens bertekad meraih gelar Eropa kedua mereka (setelah kemenangan kontroversial sebelumnya) dan menegaskan dominasi sepak bola Prancis.

Duel Bintang Muda Dunia: Mata dunia tertuju pada duel individu antara Bukayo Saka (Arsenal) melawan Achraf Hakimi (PSG), serta pertarungan otak di lini tengah antara Martin Ødegaard dan Warren Zaïre-Emery.

📍 Detail Pertandingan Final UCL 2026

Laga: Final Liga Champions UEFA 2026

Tim: Arsenal vs Paris Saint-Germain (PSG)

Tanggal: Sabtu, 30 Mei 2026

Waktu Kick-off: 23.00 WIB (04.00 Waktu setempat Budapest)

Stadion: Puskás Aréna, Budapest, Hungaria

Wasit Utama:  Daniel Siebert (Jerman)

️ Analisis Taktik: Kontrol vs Kecepatan

Mikel Arteta akan mengandalkan sistem penguasaan bola yang sabar dan pertahanan solid yang dipimpin oleh William Saliba. Arsenal akan mencoba mematikan ruang gerak Ousmane Dembélé dan Gonçalo Ramos.

Di sisi lain, Luis Enrique diketahui akan menerapkan high-pressing agresif khasnya. PSG akan mencoba memaksa kesalahan di area pertahanan Arsenal dan memanfaatkan kecepatan transisi melalui sayap. Kunci pertandingan mungkin terletak pada siapa yang lebih efektif dalam mengeksekusi peluang setengah-setengah (half-chances).

📢 Pernyataan Pelatih Jelang Laga

"Kami tidak datang ke Budapest untuk menjadi peserta. Kami datang untuk mengambil apa yang menjadi hak kami. Pemain-pemain ini telah menunggu momen ini sepanjang hidup mereka," ujar Mikel Arteta, manajer Arsenal, dalam konferensi pers terakhir.

Sementara itu, Luis Enrique menyatakan, "Sejarah tidak peduli dengan nama besar. Sejarah hanya mengingat pemenang. Malam ini, kami akan menulis halaman baru dengan tinta emas."

📺 Cara Menonton Live Streaming

Bagi penggemar di Indonesia, pastikan Anda tidak melewatkan momen bersejarah ini. Pertandingan dapat disaksikan melalui:

Televisi: SCTV , SPOTV / beIN Sports]

Streaming: Vidio / Nex Parabola

Siapa Prediksi Anda? Apakah Arsenal akan akhirnya mengangkat trofi, atau PSG yang akan kembali berkuasa di Eropa? Kirimkan prediksi skor Anda di kolom komentar!

"Waktu dan kesehatan adalah dua aset berharga yang tidak dikenali dan dihargai sampai keduanya hilang." - Denis Waitley
Media literasi

SEPAKBOLA

Kami menyediakan informasi bola untuk Anda lebih cepat dengan solusi digital yang modern, andal, dan mudah dimengerti.

Mulai Sekarang